Catwoman: Soulstealer (DC Icons #3)


Setelah saya menyelesaikan novel Wonder Woman dan Batman, saya langsung melanjutkan ke serial berikutnya, yaitu Catwoman: Soulstealer. Di novel ini, dikisahkan tentang Selina Kyle, seorang remaja tujuh belas tahun yang harus berjuang untuk bertahan hidup dengan menjadi petarung liar di bawah geng mafia Gotham City yang dipimpin Falcone. Selain itu, di tengah kondisi finansial yang sulit, ia juga harus merawat dan melindungi adiknya, Maggie, yang berpenyakitan. Ia hanya tinggal berdua di tempat tinggal seadanya dan kumuh karena ibunya meninggalkannyakemungkinan besar bekerja sebagai tunasusiladan ia tak mengetahui siapa ayahnya.

Akan tetapi, di suatu malam ketika ia sedang mengobrol dengan adiknya, tiba-tiba dua orang polisi dan satu pekerja sosial datang ke tempatnya. Mereka memberitahu bahwa mereka ingin membawa adiknya untuk ditempatkan di panti sosial yang layak, bukan di tempat di mana Maggie tinggal bersamanya. Selina tidak setuju karena ia tahu bahwa kondisi di panti sosial tidak sama baiknya dengan tempat tinggalnya, sehingga ia melawan mereka. Sayangnya, akibat tindakannya tersebut, mengakibatkannya masuk penjara.

Di dalam penjara, ia tiba-tiba ditemui oleh perempuan misterius. Ia memperkenalkan diri sebagai Talia, lalu menawari Selina untuk bergabung ke dalam organisasinya. Awalnya ia menolak, tapi karena Talia berjanji untuk membebaskannya dan bisa memberikan fasilitas yang aman serta nyaman bagi Maggie, ia pun setuju mengikuti Talia menuju Italia untuk berlatih dan bergabung dengan organisasinya yang diketahui bernama League of Assassins.

Dua tahun kemudian, Selina kembali ke Gotham City dengan penampilan baru dan nama samaran, Holly Vanderhees, untuk menjalani sebuah misi rahasia. Ia berpenampilan seperti sosialita agar bisa berbaur dengan masyarakat kelas atas di sana. Selanjutnya, ia akan beraksi sebagai Catwoman dan berhadapan dengan salah satu superhero di sana, Batwing, sebagai pengganti Batman yang sedang pergi menjalani tugas rahasia. Selain itu, ia juga akan ditemani dua villain terkenal, Harley Quinn dan Poison Ivy, untuk melancarkan aksinya dalam mencuri barang-barang mahal milik orang kaya.

***

Tak banyak kisah Catwoman yang saya baca atau tonton sebelumnya, sehingga di novel ini menjadi cerita pertama saya untuk mengenali asal-usul Catwoman sebagai tokoh antihero di Gotham City. Cukup menarik melihat aksinya dalam mencuri barang berharga. Meskipun begitu, di balik tindak kriminalnya, ia sangat menyayangi adiknya dan ia rela menaruhkan nyawanya untuk bisa menyembuhkan adiknya dari penyakit yang diderita sejak lahir.

You Might Also Like

0 comments