Operasi Rahasia CIA di Indonesia

Sumber gambar: goodreads.com

Pertama kali saya tahu tentang Central Intelligence Agency (CIA) adalah ketika saya masih kecil. Saat itu saya menyaksikan film Hollywood--yang saya lupa judulnya--tentang mata-mata dan bagaimana kelompok tersebut menyadap pembicaraan atau gerak-gerik si target lewat telepon atau kamera tersembunyi. Pikiran polos saya mengira bahwa itu hanya terjadi di film-film.

Semakin bertambahnya umur dan semakin mencari tahu informasi yang ada lewat internet atau buku, saya pun menyadari bahwa pekerjaan intelijen memang seperti itu adanya. Lantas, ketika saya membaca buku berjudul Operasi Rahasia CIA di Indonesia: Sejak Awal Kemerdekaan Hingga Kini karya Hendri F. Isnaeni via iPusnas, saya sudah tidak kaget ketika CIA mengadakan operasi rahasianya di Indonesia.

Yang paling menyorot perhatian saya--dari sekian banyak misi CIA di Indonesia--adalah keterlibatan CIA ketika tragedi pembantaian PKI di tahun 1965 dan 1966. Saat itu, ketika perang dingin dengan Uni Soviet semakin memanas, para pejabat di Amerika Serikat tidak ingin pengaruh komunisme semakin menyebar, khususnya di Asia Tenggara. Mengetahui bahwa Sukarno cenderung akrab dengan Uni Soviet, Amerika Serikat semakin gencar untuk menjatuhkan Sukarno dengan cara apa pun. Sebenarnya ketidaksukaan Amerika Serikat kepada Sukarno sudah terjadi pada 1950-an, tetapi operasi CIA di Indonesia banyak yang gagal. Salah satu operasi yang gagal tersebut adalah Pemberontakan PRRI/Permesta yang terjadi di Sumatra dan Sulawesi. Lantas, ketika tragedi 1965 pecah, pihak CIA dan para pejabat di Amerika Serikat sana sangat senang karena mereka telah berhasil menyingkirkan Sukarno dan kroni-kroninya. Meskipun demikian, CIA secara langsung tidak mengakui keterlibatannya.

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.