Memoar Tara Westover

Educated karya Tara Westover.
(Sumber gambar: goodreads.com)

Memoar berjudul Educated karya Tara Westover adalah kisah inspiratif tentang kegigihan meraih gelar akademis. Di balik pencapaiannya hingga meraih gelar PhD dari Universitas Cambridge, buku ini adalah tentang perjuangan melepaskan diri dari kungkungan keluarga yang toksik dan fanatik. Melalui sudut pandang Tara, kita diajak melihat sisi lain dari Amerika Serikat; masyarakat pinggiran di mana ketidaktahuan, paranoia, dan dogma membelenggu kebebasan berpikir.

Rintangan Internal: Ketika Keluarga Menjadi Penjara

Salah satu perbandingan yang paling menarik saat membaca memoar ini adalah menyandingkan kisah Tara Westover dengan Malala Yousafzai. Jika Malala harus berhadapan dengan kekuatan eksternal (rezim Taliban) yang melarang perempuan bersekolah, rintangan terbesar Tara justru bersifat internal. Musuh dari pendidikannya adalah ayah dan keluarganya sendiri.

Tumbuh sebagai anak bungsu dari tujuh bersaudara di lingkungan penganut fundamentalis Mormon di Idaho, kehidupan Tara didikte oleh ayahnya, Gene. Ayahnya memiliki pola pikir yang dipenuhi dengan teori konspirasi—anti-pemerintah, menganggap sistem pendidikan formal sebagai bentuk pencucian otak ("Iluminati"), dan menolak pengobatan medis modern yang digantikannya dengan penyembuhan alternatif berbekal minyak esensial dari sang ibu, Faye. 

Kehidupan di keluarga Westover adalah potret nyata dari penderitaan yang sering kali dinormalisasi. Berbagai kecelakaan mengerikan di tempat pembuangan besi tua milik ayahnya, luka bakar yang dibiarkan membusuk tanpa bantuan medis, hingga pelecehan fisik serta verbal dari kakak laki-lakinya sendiri yang mencekiknya dan menyebutnya pelacur. Dalam semua kekacauan ini, sang ibu cenderung tunduk pada otoritas ayahnya, membiarkan luka-luka (baik fisik maupun psikis) terus menggerogoti anak-anaknya.

Pendidikan: Sebuah Perubahan dan "Pengkhianatan"

Bagi Tara, yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal sebelumnya, mendaftar ke perguruan tinggi adalah sebuah keputusan monumental. Langkah ini tidak hanya membutuhkan kecerdasan dan kerja keras yang luar biasa, tetapi juga keberanian untuk menentang figur otoritas terkuat dalam hidupnya.

Ayahnya menganggap keputusan Tara untuk belajar sebagai bentuk campur tangan setan yang telah menguasai pikirannya. Di titik ini, Educated menunjukkan bagaimana sistem kehidupan tradisional sering membangun barikade untuk mencegah seseorang tumbuh melampaui "akar" mereka. 

Melalui pendidikan, Tara perlahan-lahan mengupas lapisan doktrin yang selama ini membentuk realitasnya. Ia menyadari bahwa proses pencarian jati diri ini memiliki dua wajah:
- Bagi dirinya sendiri: Sebuah perubahan menuju kemerdekaan berpikir.
- Bagi keluarganya: Sebuah pengkhianatan yang tak bisa dimaafkan.

Di akhir bukunya, dengan sangat lugas ia merangkum seluruh pengalaman dan penderitaannya:
"I call it an education." 
(Aku menyebutnya pendidikan.)


Mendefinisikan Ulang Makna Keluarga

Konflik ideologi dan prinsip ini pada akhirnya memaksa Tara untuk mengambil jarak, bahkan diasingkan oleh keluarganya sendiri. Memoar ini menyoroti realitas pahit tetapi membebaskan; bahwa kita tidak memiliki kewajiban untuk terus mengorbankan kewarasan kita demi orang-orang yang memiliki ikatan darah dengan kita. 

Tara merefleksikan kedewasaan emosional melalui kutipan penting yang ia pegang:

"You can love someone and still choose to say goodbye to them. You can miss a person every day, and still be glad that they are no longer in your life."
(Kamu bisa mencintai seseorang dan tetap memilih untuk mengucapkan selamat tinggal kepada mereka. Kamu bisa merindukan seseorang setiap hari, dan tetap merasa lega bahwa mereka tidak lagi ada dalam hidupmu.)

Lebih jauh, perjalanan hidupnya membuktikan bahwa:

"Family is determined more by behaviour than by blood."
(Keluarga lebih ditentukan oleh perilaku daripada pertalian darah.)

***

Memoar Educated bukan hanya cerita melankolis atau memanipulasi simpati pembaca. Sebab, Tara berhasil "mendobrak" batasan-batasan fanatisme untuk meraih kemerdekaan berpikir. Buku ini adalah pengingat kuat bahwa pendidikan yang sesungguhnya adalah tentang seberapa jauh pengetahuan tersebut mampu membebaskan kita dari belenggu ketidaktahuan yang diwariskan.


_________________
Buku Educated karya Tara Westover bisa dibeli di sini:

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.