Tentang Spider-Man

  • May 05, 2014
  • By Muhammad Agung Wicaksono
  • 0 Comments



Spider-Man melompat dari satu gedung ke gedung yang lain, menempel ke dinding, salto di udara, kemudian sampai di atap kost. Secara perlahan si Spidey mendekati sebuah benda berbentuk segiempat dan mulai menyentuhnya. Ternyata, Spidey sedang ngebenerin genteng yang bocor.

Itulah sekilas imajinasi gue tentang Spider-Man. Ya, Spider-Man adalah superhero favorit gue.

Awal gue kenal Spidey adalah dari filmnya yang pertama pada tahun 2002. Saat itu gue dipinjamkan CD film tersebut dari teman. Setelah gue tonton sampai habis, ternyata aksi Spidey emang keren banget. Dari bisa melayang menggunakan jaring laba-labanya, sampai memanjat dinding yang tinggi.

Selain dari aksi si Spidey, gue juga menyukai kepribadian dari orang di balik topeng laba-labanya, Peter Parker. Gak banyak gaya dan merupakan tipe orang yang suka bekerja keras, itu sih gue lihat sampai di film ‘Spider-Man 2’ soalnya pas di ‘Spider-Man 3’, Peter Parker udah terkena salah pergaulan akibat zat yang berasal dari luar angkasa yang menempel di kostum Spider-Man-nya.

Melihat lagi film pertama Spider-Man yang dibintangi oleh Tobey Maguire, ternyata udah lama banget ya dibuatnya, sekarang aja udah ada Spider-Man versi terbarunya. Iya, ‘The Amazing Spider-Man’ yang dibintangi oleh Andrew Garfield. Menurut gue, film versi terbaru Spider-Man ini emang benar-benar beda dari yang sebelumnya. Peter Parker yang memiliki sifat tertutup dan pemalu, lebih terbuka dan banyak tingkah di versi terbarunya. Karena dari kecil gue sudah mengenal Peter Parker yang bersifat kalem, agak aneh pas menonton versi terbarunya. Tapi sebagai pengagum Spider-Man, gue selalu menikmati setiap versi film-filmnya.

Nah di postingan kali ini, gue cuma mau menjelaskan alasan-alasan kenapa gue bisa suka dengan Spider-Man. Ohh iya, pendapat gue ini gue ambil dari film Spider-Man pertama sampai yang ketiga (terakhir) ya karena kalau yang versi terbarunya, gue masih merasa asing. Oke, here they are:

1. Pribadi yang kalem

Sosok Peter Parker yang pertama kali gue lihat adalah dia merupakan cowok yang gak banyak gaya dan kalem. Di film pertamanya saja, dia sering di-bully oleh teman-teman SMA-nya akibat sosoknya yang terlihat culun. Sampai akhirnya, dia mendapatkan kekuatan super laba-laba yang bisa membantunya untuk membasmi kejahatan.

Selain itu dalam hal asmara, Peter juga gak jago-jago banget. Dia cenderung untuk memendam perasaannya karena merasa belum pantas untuk si Mary Jane. Entahlah, gue merasa karakter Peter Parker sama seperti karakter yang gue miliki. Lebih memilih untuk memendam perasaan ke wanita yang disuka sampai waktu yang memang pantas untuk mengungkapkannya tiba.

2. Bekerja keras

Sosok Peter Parker lagi nih. Iya, selain sifatnya yang pendiam, dia juga merupakan tipe orang yang suka bekerja keras. Dia rela bekerja menjadi apapun demi mendapatkan rezeki yang halal. Di film Spider-Man pertama, Peter rela menjadi pegulat untuk mendapatkan uang yang dibutuhkannya. Beda dengan superhero yang lain, seperti Iron-Man dan Bat-Man, yang memang sudah dari kecil memiliki harta yang banyak dari kedua orangtuanya.

3. Aksi Akrobatik

Seperti yang udah gue tulis sebelumnya, Spider-Man bisa memanjat dinding, melayang dari satu gedung ke gedung lainnya, sampai salto di udara. Menurut gue, aksi tersebut memang keren banget. Spidey juga gak membutuhkan kendaraan super, hanya dengan kostum sederhananya saja, dia sudah bisa menyelamatkan masyarakat yang dalam bahaya.

Pernah waktu SD, saking terinspirasinya gue dari film Spider-Man, gue pernah melompat dari satu ranting pohon ke ranting pohon yang lain. Iya, pohon yang gue panjat adalah pohon ceri depan rumah yang gak tinggi-tinggi banget. Sekarang gue baru menyadari kalau dulu yang gue lakukan bukanlah terlihat seperti Spider-Man, melainkan seperti monyet yang lepas dari kandang. Huft.

Yap, itulah beberapa alasan khusus kenapa gue menyukai Spider-Man. Sebagai penutup, gue mau menuliskan kata-kata yang selalu gue ingat di film pertama Spider-Man di bagian sebelum Pamannya Peter Parker, Ben Parker, meninggal akibat ditembak oleh penjahat, yaitu “With great power comes great responsibility”.


Bonus: Tobey Maguire saat adegan bergelantungan menggunakan jaring laba-laba.

You Might Also Like

0 comments