Salahkah Jarak di Antara Kita?

  • May 04, 2013
  • By Muhammad Agung Wicaksono
  • 0 Comments


Kamu adalah wanita dalam hidupku
Tanpamu, aku hanyalah sebuah debu yang membeku
Tak ingin ku menyalahkan waktu
Hanya diriku dan dirimu lah yang tahu

Aku masih ingat saat pertama kali kita bertemu
Ketika kamu tersenyum malu kepadaku
Membuat tubuh ini hanya bisa diam membisu

Wajah indahmu yang bersih tanpa dosa dan noda
Suaramu yang merdu nan menyejukkan telinga
Terasa damai ketika aku mendengarmu berbicara
 Saat itulah aku ingin berlama-lama

Denganmu ku merasa bisa menghadapi dunia
Denganmu ku bisa merasakan indahnya cinta

Aku masih ingat saat mata kita saling menyapa
Detak jantung yang tenang ini seketika menjadi huru-hara
Aku ingat ketika kamu menunjukkan dunia dengan caramu
Meskipun kita sudah tak berjumpa untuk ke sekian waktu

Darimu aku bisa belajar tentang arti kesetiaan
Bersamamu aku bisa berani mengambil keputusan
Darimu aku bisa melawan keegoisan
Dan darimu lah aku berani melawan rasa takut akan kehilangan

Aku sadar aku hanyalah manusia biasa
Tapi saat bersamamu, hidupku menjadi terasa sempurna
Aku pun sadar kalau hidup ini mungkin akan terlalu panjang untuk kisah cinta kita berdua
Dan biarlah masa lalu itu menjadi nostalgia

Salahkah jarak di antara kita?
Ketika rasa rindu hanya bisa terucap dari kata-kata
Ketika rasa ingin berjumpa hanya bisa diwakilkan dengan suara

Iya, saat itu aku berpikir bahwa jarak lah yang pantas disalahkan
Tapi seketika itu pun ku sadar bahwa seharusnya kita lah yang pantas dipertanyakan

Apakah cinta ini hanya sebuah selingan belaka?
Atau cinta ini memang pantas untuk kita bawa sampai ke surga?

Aku yakin jarak bukanlah penyebabnya
Aku yakin jarak bukanlah yang membuat cinta ini menjadi sirna
Aku yakin jarak tak pernah berniat jahat
Aku yakin jarak lah yang sudah mengajarkan kita menjadi pasangan yang hebat

Kini ku harus rela melepasmu
Membiarkanmu memilih cinta yang tak lagi semu
Akan ku ingat kenangan indah bersamamu
Supaya aku bisa menceritakannya kepada anak-cucuku
Bahwa cinta itu tak hanya sekedar mengucapkan kalimat “I love you”

Selamat tinggal, cinta
Terimakasih banyak atas pelajaran yang berharga
Aku tak akan pernah menganggap semua yang terjadi adalah sia-sia
Karena ku yakin ada masa depan yang lebih bahagia

I hope you always remember the memories about us, even when we are not together anymore. Yes, it's for you, Yayang Diyen Amelia.

You Might Also Like

0 comments