Antara Sepakbola dan LDR

  • April 03, 2013
  • By Muhammad Agung Wicaksono
  • 2 Comments


Assalamualaikum wahai teman-temanku yang baik hatinya. Bertemu lagi dengan saya, manusia paling tampan (kalau lagi sendirian) dan paling pendiam (kalau lagi tidur pules).

Oke, barusan gue lagi iseng-iseng browsing nyari berita di internet. Seperti biasa, berita pertama yang gue cari adalah berita seputar sepakbola. Dan gue pun sedih ketika melihat klub sepakbola favorit gue, Manchester United, ternyata tersingkir dari ajang piala FA senin kemarin. Ini berarti kesempatan MU untuk meraih gelar musim ini hanya dalam ajang EPL. Tapi gak apa-apa, yang penting mereka udah berusaha sebaik mungkin.

Sejujurnya, gue kurang suka sama orang yang mendukung klub sepakbola hanya ketika menang saja. Kenapa? Karena kalau gitu, mereka merupakan salah satu orang yang gak setia. Padahal loyalitas kan sangat dibutuhkan dalam setiap pendukung sepakbola. Iya, akhir-akhir ini emang banyak banget tipe orang kayak gitu yang gue temui. Karbitan, itulah panggilan yang tepat untuk mereka yang gak setia terhadap klub sepakbola yang mereka dukung. Si Karbitan ini emang parah banget, sok-sokan bahwa dia udah lama ngedukung klub bola yang dia suka, padahal kenyataannya baru kemarin sore.

Salah satu ciri fans karbitan adalah ketika tim yang mereka dukung menang, mereka pasti dengan bangganya memamerkan kemenangan itu dengan cara yang norak, salah satunya dengan mencaci-maki pendukung klub sepakbola lain. Tapi ketika tim yang mereka dukung mengalami kekalahan, secara diam-diam mereka malah berpura-pura kalau mereka gak pernah mendukung klub tersebut. Ngeselin, kan? Banget.

Oke, biar gue gak dianggap fans karbitan MU, gue mau cerita sedikit nih tentang awal kenapa gue bisa suka dengan Manchester United..

David Beckham, merupakan salah satu pemain sepakbola pertama yang gue kenal. Gue mulai kenal dia saat gue masih kelas 1 SD sekitar tahun 2000. Pada waktu itu, selain David Beckham, gue juga suka dengan gaya permainan Michael Owen. Tapi karena gue lebih tertarik dengan si Becks, maka gue lebih suka mencari informasi tentang dirinya. Gue kenal dia berawal dari permainannya di timnas Inggris. Dan, semenjak gue tahu kalau dia bermain di klub Manchester United, maka dari situlah gue mulai menyukai Manchester United.


Hal yang mengejutkan pun terjadi. Pada tahun 2003, ternyata Beckham memutuskan untuk hijrah ke Real Madrid. Saat itu berita yang gue dengar adalah karena adanya perseteruan antara Sir Alex Ferguson (Manajer MU) dengan Beckham. Dan karena saat itu gue adalah salah satu fans Beckham, gue pernah tergoda untuk pindah menjadi pendukung Real Madrid. Tapi, niat itu segera gue batalkan karena gue gak mau dibilang fans yang gak setia.

Ketika musim transfer 2003/2004 dimulai, MU membeli pemain muda yang berposisi sebagai sayap penyerang bernama (pasti udah pada kenal) Cristiano Ronaldo dari Sporting Lisbon. Iya, dia-lah yang pada akhirnya mewarisi nomor punggung 7 yang sebelumnya dipakai oleh Beckham. Akhirnya seiring berjalannya waktu, gue jadi suka dengan gaya permainan CR7 dan gue pun jadi nge-fans.

Masa-masa CR7 di MU bisa gue bilang merupakan masa-masa yang hebat baginya karena dia pernah menjadi top-scorer EPL pada musim 2007/2008 dan berhasil memenangi trofi Liga Champions sekaligus menjadi top-scorer juga di liga tersebut pada musim yang sama. Meskipun pada pertandingan final Liga Champions saat itu melawan Chelsea, dia gagal mengeksekusi tendangan penalti, tapi gue tetap bangga karena dia-lah yang membobol gawang Cech pada pertandingan tersebut di babak pertama. Gue yang saat itu nonton pertandingan tersebut secara live di TV pun dibikin jantungan sekaligus terharu karena akhirnya setelah 9 tahun MU gak mengangkat trofi Liga Champions, akhirnya mereka bisa mengangkatnya kembali.


Walaupun saat ini CR7 udah pindah ke Real Madrid dan pada waktu penyisihan Liga Champions kemarin dia merupakan salah satu pemain yang membobol gawang MU sehingga MU gugur, gue masih tetap nge-fans sama gaya permainan bolanya karena emang gue udah mengikuti jejak kariernya dari pertama dia datang ke MU. Tapi kalau kalian ingin lebih mengetahui perjalanan karier CR7 dari awal, bisa baca disini.

Itulah cerita singkat gue tentang awal kenapa gue bisa nge-fans dengan Manchester United.

Yap, berhubung di atas gue udah ngebahas tentang sepakbola, maka di postingan kali ini, gue bakal  melanjutkan dengan ngebahas tentang hal yang gak jauh-jauh dari dunia sepakbola..

Tema postingan gue kali ini adalah... LDR.

Iya, gue juga sama sekali gak ngerti apa hubungannya LDR dengan sepakbola. Tapi ya udah, yang penting gue nulis. Hehehe.


LDR, atau bisa diartikan sebagai Long and Desperate Relationship atau Lonely, Desperate, and Rusty adalah salah satu tipe hubungan yang lagi nge-trend akhir-akhir ini.

Hahaha... bercanda. Yang benar tuh artinya Long Distance Relationship, sebagian dari kalian pasti udah pada tahu, kan? Kalau belum, silakan bertanya kepada Mbah Google.

Di postingan gue sebelumnya, gue udah pernah menulis tentang perjalanan cinta gue yang akhirnya putus di tengah jalan akibat menjalani LDR. 

Nah dari pengalaman gue itulah, gue mau menjelaskan ke kalian apa aja sih efek-efek dari LDR?

Efek LDR ada dua, yaitu efek negatif dan efek positif:

Efek negatif:

- Para pelaku akan sering mengalami galau yang berkepanjangan karena disiksa oleh rindu ingin bertemu.

- Para pelaku akan sering menghabiskan pulsa untuk telponan.

- Para pelaku akan sering jalan miring karena mengalami gangguan di salah satu sisi otak akibat frekuensi handphone berjam-jam untuk telponan yang mereka lakukan setiap malam, yang dapat juga menyebabkan kerusakan sel syaraf di otak mereka. Ending-nya, mereka akan sering mengalami dengkul migrain.

- Para pelaku akan sering melamun sendiri ketika melihat orang-orang di dekatnya bisa merasakan jalan berdua bareng pasangan, sedangkan mereka sendiri hanya bisa terpaku menatap layar handphone.

Efek positif:

Gak ada.

Jadi, buat para pelaku LDR.. Come on, bukankah hubungan yang seimbang itu gak bisa hanya diwakili dengan suara dan tulisan?

Contoh:

1.
*Di telepon*

A: "Sayang, aku lagi sakit nih.."

B: "Jangan lupa minum obat ya~"

A: "Hah, gitu doang?"

B: "Emang aku harus berbuat apalagi, sayang?"

A: "Aku mau dipeluk sama kamu.. :*"

B: "Kamu gak sadar? Kita kan jauh.."

2.
X: "Sayang, aku kangen~"

Y: "Iya, aku juga, sayang.."

X: "Aku mau cium kamu.."

Y: "Nih.. Muaahhh~"

*Handphone kena iler*

Bayangkan, kalau hal ini terjadi setiap hari. Ketika tiap jam makan malam tiba, lo sering nge-BBM/Whatsapp pacar untuk nyuruh makan. Eh, gak tahunya dia lagi disuapin sama orang lain. #Nyesek

Iya, emang terkadang dia yang sering mengingatkan kita untuk makan hanya melalui handphone, bisa dikalahkan oleh orang yang bisa mengajak kita makan bersama. Dia yang hanya bisa mengobrol dengan kita lewat handphone, bisa dikalahkan oleh orang yang selalu ada untuk kita dan berwujud nyata.

So, buat yang lagi menjalani LDR... udahlah, nyerah aja. Mendingan jomblo. Jelas gak ada yang dikangenin, jelas gak ada yang dipikirin, jelas gak ada yang dicemburuin, dan... jelas gak lakunya. #Doktrin

Daripada uang yang lo punya dibeliin pulsa untuk menelpon pacar yang gak tahu ada di mana rimbanya, mending uangnya dimasukin ke kotak amal atau diberikan kepada orang yang membutuhkan. Sadar gak, sih? Setiap hari kita bisa ngeluarin uang sedikitnya Rp. 5.000 untuk membeli pulsa, gak terasa berat. Tapi, coba deh setiap hari lo masukin uang Rp. 5.000 ke dalam kotak amal, pasti rasanya tuh gak relaaa banget.

Jadi, gimana? Masih mau LDR?

***

Oke, sekian dulu postingan gue kali ini. Buat yang lagi menjalani LDR, gue sengaja nulis kayak gini untuk mengetes seberapa kuat iman kalian. Pada ngerasa galau gak? Kalau iman kalian sampai goyah, apalagi sampai ngamuk-ngamuk cuma karena tulisan ini... yah, berarti LDR kalian emang hanya "maya" aja, gak ada keyakinan kalau perasaan kalian emang "nyata".

Wassalam..

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!

You Might Also Like

2 comments

  1. Terima kasih banyak atas infonya gan.
    Lumayan nambah elmu.

    Parfum Original :
    Sejarah Parfum David Beckham.


    ----------------

    ReplyDelete